Chopin Avenue dan Nicholas

263

Article Top Ad

AVENUE. Orang memaknainya sebagai lahan yang asri. Orang juga memaknainya sebagai jalan. Jalan untuk mencapai sesuatu yang lebih besar, indah dan bermartabat. Menikmati Avenue adalah menikmati salah satu upaya berbingkai indah dan asri terutama, tentu, dalam ranah musik. Dan itulah yang dinikmati Nicholas Patrick Wiranata yang akrab disapa Nick.

Putra dari pasangan K. Wiranata dan Evie Lukman ini telah dua kali mendapat Consul General Award dalam ajang kompetisi Chopin Avenue yakni pada Spring 2022 dan Autumn 2022. Pencapaian ini, selain tentu sangat membanggakan bagi blantika musik piano tanah air, juga menorehkan bermacam kenangan napak tilas musik dalam diri Nick.

Sebelumnya, Nick juiga lulus ujian sertifikasi International dari RSL Awards semuanya dengan Distinction dan mendapatkan Double Rockstar Awards berturut-turut untuk grade 5-8. Juara berbagai Kompetisi Piano di tanah air, seperti 1st Prize Jakarta National Young Artist Piano Competition 2022. 3rd Prize IX Odin International Music Competition 2022, 1st Prize e-Rockfest Virtual Music Competition 2021, Malaysia, dan The Most Popular Piano Award pada Online Popular Piano Competition 2020 oleh RS Events, Singapore, semuanya berbuah manis berupa kesempatan menikmati Lahan Asri. Avenue.

Article Inline Ad

Mendapat penghargaan Consul General Award, dua kali berturut-turut, dalam kompetisi bergengsi seperti Chopin Avenue menunjukkan bahwa teknik, musikalitas, dan interpretasi Nick terhadap musik Klasik sudah tepat dalam tatanan Musik Klasik Internasional. Karena, Consul General Award berarti pengakuan seorang Konsul Jendral yang adalah orang asli Polandia, tanah kelahiran Frederyk Chopin dan imbasnya adalah bahwa seorang Nicholas Patrick Wiranata layak berlaga membawa nama bangsa dan negara untuk Chopin Piano Competition yang adalah dambaan para pianis sepanjang peradaban manusia.

Keberhasilan seorang Nicholas Patrick Wiranata, tak lepas dari keberhasilan yang luar biasa dari gurunya. Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu, salah satu music educator terkemuka yang dimiliki Indonesia. Menurut Jelia, tadinya Nick sama sekali tidak “dicetak” untuk menjadi Championship Pianist. Nick belajar piano sebagai personal enrichment saja. Namun, pandemi COVID-19, membuat Nick mau tidak mau harus berlaga di jalur kompetisi sebagai kompensasi pudarnya panggung konser. Dan ternyata, Nick Berhasil dengan kemilau kegemilangan.

Saat ini, sudah tersedia lahan asri untuk Nick. Persoalannya, tantangan masih membentang di hadapannya. Tinggal bagaimana Nick bersama gurunya, dan parents-nya, menerima tantangan tersebut. Apakah dengan penuh perjuangan dan tertatih-tatih, ataukah bak melayang di jalur sutra. Karena, Avenue juga menyemburatkan makna sebagai jalan perjuangan yang meski juga asri, tak selalu mulus. (*)

Article Bottom Ad