Nathasia Menggebrak Korea Selatan

51

Article Top Ad

PIANIS multi talenta, Nathasia Djong mendapat kehormatan tampil di panggung “Festival Indonesia 2023” di Gwanghamun Plaza, Seoul, 28 -29 September 2023. Tampilnya Nathasia ini atas undangan dari Duta Besar RI di Seoul, Gandi Sulistiyanto, untuk memeriahkan festival yang sekaligus merayakan 50 tahun hubungan persahabatan Indonesia dan Korea Selatan.

Bersama Nathasia, ikut juga memeriahkan acara tersebut seniman-seniman Indonesia seperti artis dangdut Ghea Youbi, Jaya Suprana dan tim Laskar Indonesia Pusaka, Armonia Choir, kelompok tari Ayodya Pala, pianis Michael Anthony, dan Kelompok Tari Bedhaya. Juga Deddy Lisan, vokalis grup Andra and The Backbone, dan Dedi Gumelar yang akrab disapa “Miing Bagito”.

Di “Festival Indonesia 2023” itu Nathasia tampil lengkap, memperlihatkan multi talenta yang dimiliki yakni sebagai pianist, violinist, drummer dan ballerina. Nathasia dengan team Indonesia lainnya tiba di Seoul 27 September pagi di jemput Tim KBRI dan mendapat sambutan hangat dari Dubes RI Gandi Sulistiyanto. Malamnya diselenggarakan ramah tamah dimana Nathasia memainkan piano.

Article Inline Ad

Di hari pertama “Festival Indonesia 2023”, Nathasia tampil sebagai ballerina memadukan tarian ballet dengan tarian daerah Nusa Tenggara Timur, setelah opening ceremony yang dilakukan Dubes RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto. Tarian tersebut dibuat khusus untuk merepresentasikan budaya Indonesia yang kaya dan beragam, sekaligus bernuansa keceriaan yang melambangkan kebersamaan dan toleransi masyarakat Indonesia.

Baju ballet Nathasia di desain khusus oleh Ms. Debby sebagai Founder dari D’Ballet studio, yang yakin dengan kemampuan Nathasia mempresentasikan tarian ini dengan sangat baik di depan tamu VVIP. Nathasia mendapat aplaus meriah begitu turun dari panggung, dan setiap gerakannya merupakan presentasi yang luar biasa dari seorang anak yang berusia 8 tahun.

Usai ballet, Nathasia memperlihatkan kepiawaiannya memainkan drum dengan dua lagu medley berisi lagu daerah dari beberapa daerah seperti Cingcangkeling (Jawa Barat) dan Rek Ayo Rek (Jawa Timur), Kampuang Nan Jauh Di Mato (Sumatera Barat), Ampar – Ampar Pisang (Kalimantan Selatan), Tari Kecak (Bali), Ondel – Ondel (DKI Jakarta), Cublak – Cublak Suweng (Jawa Tengah), dan Kicir – Kicir (Jakarta).

Di lagu kedua, Nathasia menggeber medley Bungong Jeumpa (Nanggroe Aceh Darussalam), Sajojo (Papua), Jali – Jali (DKI Jakarta), dan Gemu Fa Mi Re (Nusa Tenggara Timur), yang diakhiri dengan lagu hits Oppa Gangnam Style yang sangat hits di dunia. Permainan drum Nathasia disambut dengan tepuk tangan meriah dari penonton.

Pada hari kedua “Festival Indonesia 2023”, 29 September, Nathasia menampilkan bakat lainnya yaitu memainkan biola, dimana dia bermain duet dengan pianist Michael Antony dan mendapat tepuk tangan meriah saat bagian refrain disipkan lagu Arirang yang merupakan folk song Korea Selatan dimana Nathasia memoles permainannya dengan teknik tremolo. Untuk biola, Nathasia membawakan 2 lagu, Aduhai Indonesia karya Jaya Suprana dan Arirang yang merupakan lagu tradisional di Korea.

Duet Nathasia dan Antony ini dibentuk dua hari menjelang keberangkatannya ke Korea Selatan, dan hanya sempat beberapa kali latihan. Namun kedua musisi muda bertalenta luar biasa ini, tak kesulitan untuk memadukan permainannya. Lidiana Bunyamin, mama dari Nathasia yang ikut mendampingi putrinya, mengaku senang dan bangga melihat penampilan Nathasia di “Festival Indonesia 2023” di Korea Selatan ini. “Saya berharap, ini memberi pengalaman baru untuk Nathasia dalam proses berkeseniannya,” kata Lidiana.

“Festival Indonesia 2023” yang diselenggarakan bertepatan dengan liburan Chuseok (Thanksgiving) di Korea Selatan itu, dikunjungi oleh ribuan orang terdiri dari warga Indonesia, masyarakat setempat dan orang asing yang berdomisili di Korea. Festival Indonesia di Seoul adalah bagian dari rangkaian dari Festival Indonesia 2023 yang telah diselenggarakan di Ansan dan Busan beberapa bulan lalu serta merupakan wujud komitmen KBRI dalam mengedepankan diplomasi budaya, seni dan ekonomi kreatif Indonesia di Korea Selatan. (eds)

Article Bottom Ad